Chamomile: Ketika Sebuah Cerita Datang di Waktu yang Tepat
Chamomile: Ketika Sebuah Cerita Datang di Waktu yang Tepat Ada kalanya kita membaca buku bukan karena sedang mencari cerita yang luar biasa rumit, tapi karena kita sedang membutuhkan teman. Teman yang tidak banyak bertanya, tidak menghakimi, dan cukup menemani kita sampai halaman terakhir. Buatku, Chamomile karya Luluk HF punya kesan seperti itu—hangat, lembut, tapi tetap menyimpan cerita yang bikin penasaran. Dari sampulnya saja, buku ini sudah berhasil mencuri perhatian. Warna biru turquoise yang dipadukan dengan bunga chamomile putih membuat tampilannya terasa tenang dan manis. Apalagi judul “Chamomile” ditulis dengan warna keemasan. Sederhana, tetapi punya daya tarik yang bikin ingin segera membuka halaman pertama. πΌπ Yang menarik, membaca Chamomile terasa seperti diajak masuk ke kehidupan para tokohnya secara perlahan. Bukan sekadar tentang apa yang mereka lakukan, tetapi juga tentang apa ya...